Prosedur Pertama

lembaga yang berdasarkan peraturan perundang-undangan bertindak dan bertanggung jawab sebagai otoritas pengatur bidang-bidang yang berkaitan dengan profesi akuntan mengajukan permohonan pertimbangan secara tertulis kepada Komite melalui surat resmi yang ditujukan kepada ketua Komite.

1

Langkah Kedua

Komite mereviu permohonan pertimbangan selanjutnya memutuskan apakah menerima permohonan atau menolak permohonan tersebut.

Dalam hal Komite menolak permohonan pertimbangan, Komite menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada pemohon.

2

Langkah Ketiga

Dalam hal usulan pertimbangan disampaikan melalui pemberitahuan tertulis dan diterima paling cepat 15 (lima belas) hari sebelum pelaksanaan rapat reguler, usulan pertimbangan tersebut dibahas pada rapat tersebut.

Dalam hal usulan pertimbangan disampaikan melalui pemberitahuan tertulis dan diterima kurang dari 15 (lima belas) hari sebelum pelaksanaan rapat, usulan pertimbangan tersebut di bahas paling lambat pada rapat anggota periode berikutnya.

3

Langkah Keempat

Ketua Komite melalui Sekretariat Komite mengedarkan permohonan pertimbangan kepada seluruh anggota Komite paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah surat permohonan pertimbangan diterima.

4

Langkah Kelima

Dalam hal dianggap perlu, atas suatu usulan pertimbangan yang diterima, Komite dapat:

1. melakukan permintaan keterangan dan/atau tambahan informasi lainnya kepada pemohon, anggota pengusul dan/atau pihak-pihak lainnya secara tertulis maupun tatap muka langsung;

2. melakukan dengar pendapat terbatas maupun dengar pendapat terbuka dengan masyarakat; dan/atau

3. meminta Sekretariat Komite untuk melakukan penelitian dan kajian terkait permohonan dan/atau usulan pertimbangan.

5

Langkah Keenam

Permohonan dan/atau usulan pertimbangan yang diterima Komite dibahas dalam rapat reguler KPAP.

6

Langkah Ketujuh

Keputusan akhir atas pertimbangan yang akan disampaikan oleh Komite diputuskan dalam rapat pleno.

7